Rabu, 13 Maret 2013

Tujuan Laporan Tahunan Sebagai Laporan Keuangan Eskternal


Laporan tahunan disebut sebagai laporan keuangan eksternal disebabkan oleh secara umum, perusahaan menerbitkan laporan tahunan untuk memberikan informasi kepada pengguna luar (stewardship function). Oleh karena itu, tidak salah jika laporan keuangan disebut sebagai alat komunikasi. Laporan keuangan perusahaan yang diterbitkan utamanya dirancang untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan informasi dari pengguna-pengguna laporan tersebut dan untuk mematuhi permintaan akuntabilitas perusahaan (Gaffikin, Dagwell, Wines and Smith, 1998). Secara jelas, dengan laporan keuangan, perusahaan dapat berkomunikasi dengan pihak-pihak luar tentang hal-hal yang berkaitan dengan operasi perusahaan. Akan tetapi, informasi yang diberikan oleh manajemen perusahaan harus dikomunikasikan dengan cara dimana para pemegang saham dan para pihak lain pahami. Tata dan jenis bahasa serta cara interpretasi dari laporan tahunan harus mengikuti standar kode akuntansi untuk menghindari kesalahpahaman dan salah interpretasi akan laporan tahunan tersebut. Sangat tidak mudah bagi pihak-pihak luar untuk mendapatkan informasi tentang perusahaan terutama laporan keuangan. Alasan yang mendasari hal tersebut adalah di picu oleh ketakutan dari perusahaan bahwa informasi akan laporan keuangannya untuk pihak luar akan membawa kepada competitive disadvantage. Maka dari itu, sangat penting untuk mempersiapkan laporan keuangan bagi pengguna-pengguna luar dengan hanya memperlihatkan informasi yang sepantasnya yang memenuhi kebutuhan-kebutuhan informasional dari para pengguna luar (Gaffikin, Dagwell, Wines and Smith, 1998).
Laporan tahunan yang juga dikenal sebagai laporan keuangan eksternal perusahaan didesain untuk memuaskan permintaan informasi secara umum dari berbagai tipe kelompok. Tujuan dan maksud dari laporan keuangan eksternal adalah untuk menyediakan laporan kepada penyedia modal atau suppliers of capital dalam rangka menfasilitasi evaluasi mereka terhadap fungsi stewardship dari manajemen (Whittred, Zimmer and Taylor, 1997). Lebih lanjut, tujuan dari laporan ini dapat disebut sebagai corporate accountability untuk disposisi invetasi dan aset yang ditanam ke perusahaan dan corporate communication kepada para pihak luar. Oleh karena itu, manajemen dari entitas pelaporan harus menampilkan laporan keuangan eksternal dengan maksud mendukung terlaksananya corporate accountability. Board of directors dan manajemen merupakan shareholders’ steward, apalagi board of directors dipilih oleh para pemegang saham. Kewajiban dari board of directors untuk memastikan dan mengelola perusahaan seperti yang terdapat dalam perencanaan perusahaan. Dalam mendukung informasi yang relevan untuk kebutuhan para pengguna, laporan keuangan eskternal seharusnya menampilkan informasi yang relevan untuk penilaian kinerja, posisi keuangan, pembiayaan dan investasi, serta informasi tentang pemenuhan permintaan yang ditentukan secara eksternal (Gaffikin, Dagwell, Wines and Smith, 1998). Laporan eksternal mempunyai tujuan lain dalam menyediakan informasi yang berguna untuk para investor saat ini dan para potensial investor serta kreditor yang berhubungan dengan menilai jumlah, waktu dan ketidakpastian dari arus kas masa mendatang. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar