Selasa, 12 Maret 2013

Pendekatan dan Kegiatan Pemasaran


Untuk mempelajari pemasaran perlu ditempuh beberapa pendekatan yang dikenal dengan pendekatan serba fungsi. Pendekatan ini mempelajari pemasaran dipandang dari segi penggolongan kegiat­an fungsi-fungsi yang ada dalam pemasaran. Langkah-langkah pendekatannya adalah sebagai berikut : (1) Pendekatan Serba Barang. Pendekatan ini menitikberatkan pada studi tentang bagaimana barang dapat berpindah dari produsen ke konsumen atau pemakai akhir. Karena pada intinya suatu barang diciptakan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen, (2) Pendekatan Serba Lembaga. Pendektan ini menitikberatkan pada studi tentang bagaimana suatu barang dapat sampai pada tangan konsumen, (3) Pendekatan Serba Manajemen. Pendekatan ini mempelajari pemasaran dari segi pendapat manajer dan keputusan yang diambilnya, (4) Pendekatan Sistem Total. Pendekatan ini mengkombinasikan semua pendekatan yang ada. Karena dengan pertimbangan bahwa dengan menggabung­kan pendekatan-pendekatan yang ada akan lebih efektif untuk ke­giatan pemasaran.
Selanjutnya Mursid (1993:338) mengatakan bahwa kegiatan pemasaran merupakan suatu proses pemasaran perlu menentukan aktivitas-aktivitas yang tepat hingga pemasaran benar-benar efektif. Dalam hubungan ini pakar pemasaran memberikan sejumlah aktivitas yang diperlukan, yaitu : (1) membeli dan dan menyatukan / merakit (buying and assembling),                   (2) perencanaan produk (productplanning), (3 ) standarisasi, dan penetapan kualitas (standardizing and grading), (4) penyimpanan (storage),  (5) transportasi (transportation), (6) pembiayaan pemasaran (marketing financing), (7) penanggungan resiko pemasaran (marketing risk bearing), (8) pengiklanan dan penjualan (advertising and selling), (9) pengumpulan dan penganalisaan Informasi untuk riset pemasaran (collecting and analizing marketing information for marketing research).
Sementara Winardi, (1992:6) mengemukakan bahwa aktivitas­aktivitas pemasaran dapat dikategorikan dalam enam aspek yang dirincikan dengan aktivitas-aktivitas yang mungkin diperlukan dan diiaksanakan, yaitu :
1.        Informasi Pemasaran. Pada aspek ini aktivitas yang mungkin diperlukan adalah: (a) desain dan laksanakanlah eksperimen eksperimen pemasaran, (b) observasi dan analisislah periaku pembeli, (c) kembangkan dan laksanakanlah survei-survei konsumen, (d) analisis dan tafsirkanlah secara rutin informasi yang terkumpul, seperti data penjualan, dan sebagainya, (e) laku­kan ujian-ujian pasar, evaluasilah kesempatan-kesempatan pasar, dan (f) sediakanlah informasi bagi manajer dalam bentuk yang paling cocok untuk pergambilan keputusan;
2.        Produk. Aspek ini aktivitas yang mungkin diperlukan adalah : (a) kembangkanlah dan cobalah menguji penjualan (test market) produk- produk baru, (b) modifikasilah produk- produk yang ada dan hapuslah produk-produk yang tidak sesuai dengan keinginan konsumen, (c) rumuskanlah nama-nama merek dan kebijaksanaan dengan jaminan-jaminan, (d) rencanakanlah kemasan‑kemasan termasuk didalamnya bahan-bahan, ukuran, bentuk warna serta desainnya,
3.        Distribusi. Pada aspek ini aktivitas yang mungkin diperlukan adalah : (a) analisis macam-macam tipe saluran distribusi, (b) rencanakan saluran distribusi yang tepat, (c) rancang program yang efektif untuk hubungan-hubungan dengan agen, (d) analisis metode-metode transportasi, (e) minimisasi biaya-biaya distribusi, dan (f) analisislah lokasi pabrik dan saluran grosir dan penjual eceran,
4.        Promosi. TindaKan yang perlu dilakukan adalah: (a) gariskan sasaran-sasaran promosional, (b) tetapkan tipe-tipe promosi pokok yang akan dimanfaatkan, (c) pilih dan tetapkan waktu media pengiklanan, (d) kembangkanlah pesan-pesan iklan, (e) siapkan dan sebarkan berita-berita publisitas, dan (f) rekrut dan pilih tenaga penjual,
5.        Harga. Beberapa tindakan yang perlu dilakukan dalam kaitannya dengan penetapan harga, (a) analisis harga-harga produk pesaing,    (b) rumuskan kebijakan-kebijakan harga, (c) tentukan metode yang dipakai dalam penetapan harga-harga, (d) tentukan potongan-potongan harga untuk macam-macam tipe pembeli.
Dari uraian tersebut, dapat dirumuskan bahwa aktivitas manajemen pemasaran dimulai dari : (a) tetapkan sasaran-sasaran pemasaran, (b) rencanakan aktivitas pemasaran, (c) koordinasi, integrasi aktivitas-aktivitas pemasaran, (d) motivasi orang-orang yang menjalankan upaya-upaya pemasaran, (e) evaluasi dan awasi pelaksanaan kegiatan pemasaran.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar