Selasa, 05 Maret 2013

Lingkungan Akuntansi Pemerintahan

Pemerintah mempunyai lingkungan yang berbeda dengan sektor swasta. Hal ini
harus menjadi pertimbangan dalam mengembangan sistem akuntansi pemerintahan.
Prinsip-prinsip dan standar akuntansi dan pelaporan harus dipahami dalam
hubungannya dengan lingkungan tempat prinsip itu diterapkan, selain harus juga
mempertimbangkan para calon pengguna laporan keuangan.
Governmental Finance Officers Association mengemukakan bahwa untuk dapat
memahami model akuntansi pemerintahan dengan tepat diperlukan pemahaman
mengenai tiga hal, yaitu struktur pemerintahan, sifat dari sumber daya, dan proses
politik (Muhammad Gade, 2002). Sedangkan Revrisond Baswir (2000) juga
mengemukakan tiga hal, meskipun redaksi yang agak berbeda, yaitu sifat lembaga
pemerintahan, sistem pemerintahan suatu negara, dan mekanisme pengurusan
keuangan dan sistem anggaran negara.

1. Struktur Pemerintahan
Struktur pemerintahan pada umumnya diperlukan untuk melindungi dan
melayani kebutuhan warga negaranya. Pada pemerintahan demokrasi, struktur
pemerintahan berdasarkan sistem check and balances yang dilakukan dengan
pemisahan     fungsi      eksekutif,       legislatif,       dan      yudikatif.      Kesuksesan      suatu
pemerintahan tidak ditentukan dari jumlah laba yang maksimal, tetapi diukur dari
mutu pelayanan dan efisiensi dalam penggunaan anggaran. Padahal, ketiga
lembaga dalam sistem trias politika tersebut bisa jadi memandang dengan
berbeda mengenai bagaimana warga negara dilayani dan dilindungi dengan
sebaik-baiknya. Dengan demikian, apakah suatu pemerintahan mempunyai
keuangan yang baik atau buruk tidak dapat dijelaskan dengan mudah hanya dari
melihat data-data akuntansi dan laporan keuangan saja.
Dalam klasifikasi Mumammad Gade, penjelasan yang mirip dengan hal
tersebut di atas dimasukkan dalam klasifikasi “Proses Politik Memagang Peranan
Penting”. Intinya mirip dengan penjelasan di atas, bahwa dalam negara
demokrasi, rakyat melalui wakil-wakilnya yang berada dalam lembaga perwakilan
dapat mempengaruhi kebijakan pemerintah dalam pemberian pelayanan kepada
rakyat. Umumnya, masyarakat meminta kepada pemerintah agar memberikan
jasa atau pelayanan maksimum dengan jumlah pembayaran yang minimum.

2. Sifat Lembaga Pemerintahan
Sebagaimana telah cukup banyak dijelaskan dalam penjelasan sebelumnya,
sifat lembaga pemerintahan yang tidak mencari laba adalah salah satu alasan
penting     dibedakannya      akuntansi     pemerintahan     dari     akuntansi     komersial.
Meskipun demikian, sebenarnya dalam proses kegiatan akuntansi pemerintahan
juga meliputi kegiatan mencatat, menggolongkan (klasifikasi), meringkas,
melaporkan, dan menafsirkan transaksi keuangan suatu lembaga pemerintahan. 
Menurut Edward S. Lyn sebagaimana dikutip oleh Revrisond Baswir (2000),
sifat khusus lembaga pemerintahan yang berbeda dengan perusahaan adalah
sebagai berikut:
a.                    keinginan mengejar laba tidak termasuk dalam usaha dan kegiatannya
b. lembaga pemerintah tidak dimiliki secara pribadi, tetapi dimiliki secara
bersama (kolektif) oleh seluruh warga negara, dan kepemilikan tersebut tidak
dibuktikan dengan bukti kepemilikan (misalnya saham)
c.                    sumbangan masyarakat terhadap pemerintah, seperti pajak, tidak ada
hubungannya secara langsung dengan jasa yang akan diterima oleh
masyarakat dari pemerintah. Dalam klasifikasi oleh Muhammad Gade,
penjelasan seperti di atas dimasukkan dalam klasifikasi “sifat sumber daya”.
Intinya adalah sama, yaitu tidak terdapat hubungan langsung antara barang
dan jasa yang diberikan dengan harga yang harus dibayar oleh pembeli.
Sangat sulit diidentifikasikan hubungan antara pajak yang dibayar dengan
jasa yang diterima. Misalnya, suatu individu tidak akan pernah menerima
jumlah barang dan jasa yang sama dengan jumlah pajak yang telah dibayar
kepada pemerintah.
Selain     itu,      berkaitan     dengan      sumber     daya,      pemerintah     harus
menginvestasikan sebagian penerimaannya dalam aktiva yang tidak secara
langsung menghasilkan pendapatan, seperti jalan, jembatan, bangunan
umum, dan lainnya. Hal ini tentunya berbeda dengan perusahaan, dimana
aktivanya umumnya dapat menghasilkan penerimaan.
Jika diperhatikan, tiga sifat lembaga pemerintahan ini sudah banyak
dijelaskan     dalam     bagian     yang     menjelaskan      perbedaan     antara      akuntansi
pemerintahan dengan akuntansi komersial.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar