Rabu, 06 Maret 2013

Kendala Informasi yang Relevan dan Andal


Kendala     informasi     adalah     setiap     keadaan      yang     tidak     memungkinkan
terwujudnya kondisi yang ideal dalam rangka mewujudkan informasi keuangan yang
relevan dan andal. Kendala tersebut terjadi akibat adanya keterbatasan (limitations)
maupun karena alasan kepraktisan. Tiga hal yang merupakan kendala adalah
materialitas, pertimbangan biaya dan manfaat, dan keseimbangan antar karakteristik
kualitatif.

1. Materialitas
Walaupun idealnya memuat semua informasi yang dibutuhkan, laporan
keuangan hanya diharuskan untuk memuatkan informasi yang memenuhi kriteria
materialitas.        Informasi        dipandang        material        apabila        kelalaian        untuk
mencantumkan atau kesalahan dalam mencatat informasi tersebut dapat
mempengaruhi keputusan ekonomi para pengguna laporan keuangan yang
diambil atas dasar informasi yang terdapat dalam laporan keuangan.

2. Pertimbangan Biaya dan Manfaat
Manfaat        yang        dihasilkan       informasi        seharusnya        melebihi        biaya
penyusunannya. Oleh karena itu tidak semestinya laporan keuangan menyajikan
semua informasi yang manfaatnya lebih kecil daripada biaya penyusunannya.
Namun demikian, proses evaluasi biaya dan manfaat tersebut merupakan proses
pertimbangan substansial. Biaya penyusunan informasi tersebut juga tidak harus
dipikul oleh pengguna informasi yang menikmati manfaat. Manfaat mungkin juga
dinikmati oleh pengguna lain selain mereka yang menjadi tujuan penyajian
informasi. Sebagai contoh: penyediaan informasi lanjutan kepada kreditor
mungkin akan mengurangi biaya yang dipikul oleh suatu entitas pelaporan.

3. Keseimbangan antar Karakteristik Kualitatif
Keseimbangan antar karakteristik kualitatif (yaitu: relevansi, andal, dapat
dibandingkan, dapat dipahami) diperlukan agar tercapai suatu keseimbangan
yang tepat diantara berbagai tujuan normatif yang diharapkan dipenuhi oleh
laporan keuangan pemerintah. Kepentingan relatif antar berbagai karakteristik
adalah berbeda-beda, tergantung kasusnya. Yang sering timbul pertentangan
adalah antara relevansi dan keandalan. Misalnya: penyusunan laporan keuangan
pemerintah sangat rumit dan kompleks, karena itu untuk menjaga keandalan
informasi, penyusunan laporan keuangan tersebut memerlukan waktu yang
cukup lama. Padahal, dengan berlalunya waktu, kemungkinan informasi yang
disajikan dalam laporan keuangan tersebut menjadi basi, tidak up to date, atau
tidak relevan untuk pengambilan keputusan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar