Selasa, 05 Maret 2013

Akuntansi Pemerintahan


Berdasarkan ragam ukuran dan bentuk kelembagaan pengguna informasi
akuntansi, maka bidang-bidang akuntansi secara keseluruhan dapat dikelompokkan
kedalam tiga bidang utama, yaitu akuntansi perusahaan, akuntansi nasional, dan
akuntansi pemerintahan.
Sedangkan menurut Muhammad Gade (2002), ilmu pengetahuan akuntansi
(accountancy)       berkembang      menjadi      dua      kelompok      besar,       yaitu      akunting
(accounting) dan auditing. Ilmu pengetahuan akunting terbagi lagi menjadi tiga bidang, yaitu akunting komersial (business accounting), akunting pemerintahan
(governmental accounting), dan akunting sosial (social accounting)1. Sedangkan
auditing bisa dibagi menjadi dua bidang, yaitu internal auditing dan eksternal
auditing.

1. Akuntansi Perusahaan
Akuntansi      perusahaan,       atau      akuntansi      komersial,      berkaitan      dengan
perusahaan-perusahaan yang bertujuan mencari laba. Sifat dan karak teristik
akuntansi perusahaan yang terpenting adalah bahwa dengan proses akuntansi
tersebut        diharapkan        dapat       menghasilkan        informasi        keuangan        yang
mencerminkan posisi keuangan serta perkembangan usaha suatu perusahaan
untuk jangka waktu tertentu.
Akuntansi      komersial      terbagi      menjadi      akuntansi      keuangan       (financial
accounting) dan akuntansi biaya (cost accounting), atau bisa juga digolongkan
sebagai      akuntansi       keuangan       dan      akuntansi       manajemen       (management
accounting). Akuntansi keuangan terutama bertujuan menghasilkan informasi
keuangan bagi pemilik perusahaan (shareholders) dan pihak-pihak lain yang
berkepentingan     (stakeholders).     Informasi     keuangan      yang     dihasilkan     oleh
akuntansi keuangan ini berbentuk neraca, laporan laba rugi, dan laporan
perubahan modal. Dalam menyajikan informasi tersebut, akuntansi keuangan
menggunakan standar akuntansi komersial yang berlaku umum (generally
accepted accounting principles, GAAP).
Sedangkan       akuntansi       manajemen       bertujuan       menghasilkan       informasi
keuangan yang berguna bagi pengelola perusahaan (executives). Jenis informasi
keuangan yang dihasilkan oleh akuntansi manajemen sangat banyak ragamnya,
tergantung dari kebutuhan masing-masing pengelola perusahaan tersebut.

2. Akuntansi Sosial
Akuntansi sosial, atau akuntansi nasional, atau akuntansi makro adalah
bidang akuntansi yang berkaitan dengan perekonomian nasional secara makro.
Lima hal penting yang tercakup di dalamnya meliputi: akun/rekening pendapatan
dan produksi nasional, akun antar industri, akun arus dana, akun neraca
pembayaran, dan akun neraca nasional.

3. Akuntansi Pemerintahan
Akuntansi pemerintahan, termasuk di dalamnya adalah akuntansi untuk
organisasi nirlaba lainnya (nonprofit organization), adalah bidang akuntansi yang
berkaitan dengan lembaga pemerintahan dan lembaga-lembaga lainnya yang
tidak bertujuan untuk mencari laba.
Sedangkan menurut International Federation of Accountants (IFAC), yang
dimaksud dengan “sektor publik” (public sector) mengacu pada pemerintah pusat
(national government), pemerintahan daerah (regional government) misalnya
propinsi, negara bagian, atau teritoria, pemerintahan lokal (local governments)
misalnya kota (city, town) dan unit pemerintahan lain yang terkait, misalnya
badan atau lembaga.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar