Jumat, 08 Februari 2013

Sistem Akuntansi


Telah diketahui bahwa informasi merupakan hal yang sangat penting bagi manajemen di dalam pengambilan keputusan karena informasi bisa didapatkan informasi dapat diperoleh dari sistem informasi. Sistem informasi didefinisikan oleh Robert A. dikutip oleh Jogiyanto (2001 : 10) menyatakan bahwa  sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organi­sasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian mendukung operasi bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu oragnisasi dan menyediakan pihak luar tertentu laporan-laporan yang diperlukan.
      Salah satu alat yang paling penting bagi manajemen merencanakan dan mengendalikan kegiatan perusahaan adalah sistem informasi akuntansi. Sistem ini bukan saja dapat mengendalikan kegiatan-kegiatan organisasi melainkan juga dapat memberikan suatu pertanggunngjawaban yang baik sesuai dengan prinsip, metode dan norma akuntansi yang diterima secara umum.
      Sistem akuntansi merupakan suatu metode yang teratur untuk menyediakan informasi keuangan yang diperlukan oleh masing-masing manajer perusahaan untuk mengambil keputu san yang menjadi tanggung jawab para manajer informasi ini disediakan secara berkala dan dalam bentuk sedemikian rupa sehingga dapat membantu para manajer memahami dan dapat mendorong manajer untuk mengambil tindakan yang perlu.
      Uraian lebih jelas bahwa tiap tingkatan manajemen utamanya pimpinan perusahaan sangat membutuhkan informasi akuntansi yang dihasilkan melalui suatu sistem informasi akuntansi guna perencanaan dan pengendalian aktivitas organisasi. Oleh karena itu penulis akan mencoba menguraikan pengertian sistem informasi akuntansi.
      W. Gerald Cole yang dikutip oleh Zaki Baridwan (2002 : 3) bahwa sistem merupakan suatu kerangkan dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan yang disusun sesuai dengan suatu skhema yang secara menyeluruh untuk melaksanakan suatu kegiatan atau fungsi utama dari perusahaan.
      Kalau menurut George H. Bodnar (2001 : 1) bahwa sistem adalah sekumpulan sumber daya yang berhubungan untuk mencapai tujuan tertentu.        
      Dari beberapa pengertian di atas, jelaslah bahwa sistem pada dasarnya mempunyai sifat umum yaitu memiliki prosedur dan memiliki hubungan yang erat antara bagian-bagian (sub sistem) lainnya. Dalam perusahaan, sistem di pergunakan untuk mencapai tujuan perusahaan, alat penunjang pengambilan keputusan dan mengorganisir sumber daya seperti mesin manusia dan lain-lain.
      Dalam arti luas  informasi adalah sesuatu yang dikomunikasikan dapat berbentuk kata-kata ataupun laporan. Dalam perkembangan dunia usaha dewasa ini informasi menjadi sumber daya dalam suatu perusahaan, sehingga informasi ini sangat penting di dalam suatu perusahaan.                                                   
      Apakah sebenarnya informasi itu, sehingga sangat penting dalam suatu sistem, menurut George H. Bodnar (2002 : 1) bahwa informasi adalah data-data yang berguna yang diolah sehingga dapat dijadikan dasar untuk mengambil keputusan yang tepat.
      Pengertian di atas dapat diberi kesimpulan bahwa informasi adalah :
~ Data yang diolah
~ Menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti
~ Menggambarkan suatu kejadian dan kesatuan nyata
~ Digunakan untuk pengambilan keputusan.
      Jelaslah bahwa data adalah bahan baku yang harus diolah sedemikian rupa sehingga berubah sifatnya menjadi informasi. Informasi dalam suatu perusahaan dapat berbentuk informasi keuangan, informasi logistik, informasi kepegawai an, dan informasi pemasaran.
      Informasi akan tercipta bila ada data yang tersedia. Dengan perkataan lain bahwa data adalah input dari informasi yang diolah sedemikian rupa sehingga pihak manajemen dapat mengambil keputusan ekonomik.
      Soemarso (2005: 5) bahwa akuntansi adalah proses mengidentifikasikan, mengukur dan melaporkan informasi ekonomi, untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi.
      Penilaian definisi dapat diketahui bahwa akuntansi merupakan  proses yang terdiri dari identifikasi, pengukuran dan pelaporan  informasi ekonomi dan akan menghasilkan informasi ekonomi yang diharapkan berguna dalam penilaian dan pengambilan keputusan dalam perusahaan dan informasi akuntansi akan berguna bagi pihak-pihak diluar perusahaan.       
      Untuk menghasilkan informasi ekonomik, perusahaan perlu menciptakan suatu metode pencatatan, penggolongan, analisa dan pengendalian transaksi serta kegiatan-kegiatan keuangan, melaporkan hasilnya. Kegiatan-kegiatan ini perlu dirangkaikan dalam suatu sistem informasi akuntansi.
      Akuntansi merupakan bahasa bisnis pada setiap perusaha an baik perusahaan berskala besar maupun kecil menerapkannya sebagai alat komunikasi.Tujuan akhir dari kegiatan akuntansi adalah penerbitan laporan keuangan laporan-laporan merupakan suatu informasi akuntansi.
      Berikut ini beberapa ahli berpendapat menurut Zaki Baridwan (2004 : 4) yaitu pendapat dari Robert, menyatakan bahwa sistem informasi akuntansi adalah kumpulan kegiatan-kegiatan dari organisasi yang bertanggung jawab untuk  menyediakan informasi keuangan dan informasi yang didapatkan dari transaksi data untuk tujuan pelaporan internal kepada manajer untuk digunakan dalam pengendalian dan perencanaan sekarang dan operasi masa depan serta pelaporan eksternal kepada pemegang saham pemerintah dan pihak-pihak luar lainnya.   
      Sistem informasi akuntansi secara manual sistem informasi dengan komputer juga tidak terle[as dari proses transpormasi input yang menjadi output.Perbedaannya hanyalah pada proses pengolahan data input menjadi output kesemuanya dilakukan dengan komputer, sehingga disebut juga sebagai pengolahan data elektrpnik (electronik data processing).
      Untuk memproses data dengan komputer, langkah-langkah yang sangat tergantung pada pencatatan data pertama. Ada dua kemungkinan yang bisa terjadi dalam pencatatan data (data capture) menurut Zaki Baridwan (2004 : 55) yaitu :
1.      Data dicatat sama seperti dalam sistem manual yaitu digunakan bukti-bukti transaksi yang kemudian harus diubah agar sesuai dengan mesin komputer.
2.      Data dicatat dengan cara yang dapat dibaca oleh mesin atau memasukkan data ke dalam komputer dengan menggunakan terminal.     

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar