Sabtu, 09 Februari 2013

Perusahaan Go Public


Perusahaan mempunyai beberapa alternatif sumber pendanaan, baik yang berasal dari dalam maupun dari luar perusahaan. Alternatif pendanaan dari alternatif pembiyaan dari luar dapat berupa penyertaan dalam bentuk saham atau hutang dari kreditur atau dengan penerbitan obligasi.
            Perusahaan yang telah go public adalah perusahaan yang telah menjual sahamnya kepada masyarakat umum. Untuk menjadi perusahaan go public, perlu dipenuhi beberapa persyaratan yang ditetapkan antara lain :
1.  Pernyataan pendaftaran emisi telah dinyatakan efektif oleh Bapepam.
2.  Laporan keuangan diaudit akuntan terdaftar di Bapepam dengan pendapat Wajar Tanpa Kualifikasi (WTK) untuk tahun buku terakhir.
3.  Minimal satu juta saham dicacatkan
4.  Jumlah pemegang saham minimal 200 pemodal (1 pemodal memiliki sekurang-kurangnya 500 saham).
5.  Telah berdiri dan beroperasi sekurang-kurangnya 3 (tiga) tahun.
6.  Secara akuntansi telah mencatat laba/rugi operasional.
7.  Secara ekonomis telah memperoleh pendapatan/biaya yang berhubungan dengan operasi pokok.
8.  Anggota Direksi dan Komisaris memiliki reputasi yang baik.
            Saham perusahaan terbuka ini diperdagangkan di bursa saham (pasar sekunder) atau disebut juga bursa efek. Penjualan saham ke masyarakat pada awalnya melalui proses penawaran saham (pasar perdana) atau saring disebut IPO (Initial Public Offering).
            Perusahaan yang akan IPO ini terlebih dahulu menerbitkan prospektus yang antara lain menjelaskan mengenai kegiatan usaha, komposisi pemegang saham sebelum dan setelah IPO, jumlah saham yang akan dijual, harga penawaran, laporan keuangan beberapa tahun terakhir, resiko usaha, maksud penggunaan dana IPO.
            Bila kita ingin membeli saham yang akan IPO, pada periode pemesanan, perlu mengisi pemesanan dengan melampirkan foto copy tanda pengenal diri dilokasi pemesanan yang ditentukan. Kita hatu membayar nilai pemesanan saham ke perusahaan sekuritas yang menjadi agen penjualan saham IPO tersebut.
            Jika kita hanya memperoleh sebagian dari saham yang dipesan, kita akan memperoleh pengembalian uang sisa pemesandalam suatu periode waktu tertentu. Periode waktu pengembalian uang ini biasanya tercantum dalam prospek penawaran saham IPO.
            Selain prosedur IPO diatas, baru-baru ini telah ditawarkan saham perdana melalui proses book building. Pada sistem book building ini, harga saham IPO akan diserahkan kepada investor-investor yang memberi harga terbaik.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar