Sabtu, 09 Februari 2013

Pengertian Revenue dan Income


1. Pengertian Revenue
       Konsep mengenai revenue belum didefinisikan secara jelas dalam literatur akuntansi. Artinya tidak terdapat keseragaman pengertian antara definisi yang satu dengan definisi yang lainnya.
      Pada akhirnya kita ikuti penjelasan yang dibuktikan pleh Ikatan Akuntan Indonesia (1997 : 30), menyatakan bahwa pendapatan dihasilkan dengan penjualan barang atau jasa dan jumlahnya diukur dengan pembebanan yang dilakukan terhadap atas pembeli, kliem atau penyewa untuk barang-barang atau jasa-jasa yang diserahkan kepada mereka. Dalam pendapatam jasa termasuk hasil penjualan atau penukaran aktiva diluar barang-barang dagangan, bunga dan deviden atau pembagian laba untuk penanaman-penanaman dan penambahan=penambahan lain pada kekayaan pemilik dalam usaha yang bersangkutan.   
      Penambahan dan penyesuaian modal. Pendapatan dari penjualan- penjualan atau transaksi-transaksi lainnya dalam rangka kegiatan yang merupakan tujuan dari usaha yang bersangkutan disebut dengan istilah pendapatan operasi.   
      Dari definisi dan penjelasan di atas, dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut :
1.    Pendapatan  dapat terjadi  setiap  saat, dan  dapat  pula terjadi dalam waktu-waktu tertentu atau secara berkala.
2.    Pendapatan didperoleh melalui penjualan barang-barang dagangan atas jasa yang diserahkan kepada pembeli dan dapat pula diperoleh karena pertukaran aktiva, sebagai hasil dari penanaman-penanaman atau investasi seperti bunga, deviden dan lain-lain.
3.    Pendapatan dalam penambahannya kepada pembeli atau    langganan, harus diukur dengan bantuan mata uang tertentu
4.    Pendapatan mempunyai sifat menaikkan atau menambah nilai kekayaan pemilik perusahaan, namun perlu diketahui bahwa tidak semuanya menaikkan atau menambah nilai kekayaan pemilik itu, dapat dikatagorikan sebagai pendapatan, seperti halnya dengan penilaian kembali aktiva tetap yang mengakibatkan naiknya atau meningkatnya nilai kekayaan pemilik dengan jalan menimbulkan perkiraan barau yaitu perkiraan penyesuaian modal. 
2. Pengertian Income
      Banyak orang mencampur adukkan pengertian antara pendapatan (revenue) dengan income, yang sebenarnya dalam akuntansi kedua istilah tersebut mempunyai pengertian yang berbeda. Antara ahli ekonomi dan akuntansi timbul suatu berbedaan pandangan dalam memberikan batasan pengertian Income. 
      Perbedaan pandangan antara kedua ahli ekonomi dalam memberikan batasan pengertian income, dapat kita ikuti penjelasan Hadibroto, (2003 : 85), menyatakan bahwa dalam lapangan mikro ekonomi pengertian pendapatan dalam ilmu akuntansi umumnya berlainan dengan pengertian ekonomi, hal mana yang telah menimbulkan kesulitan-kesulitan pemakaian keterangan akuntansi untuk penyelidikan ekonomi. Biasanya kesulitan ini adalah akibat beda konsepsi antara kedua disiplin apabila ekonomi dapat merumuskan konsepsinya secara kwalitatif, misalnya pendapatan seseorang ialah apa yang dapat dipakai konsumsi dengan tidak mengurangi kemakmuran  semula, maka ilmu akuntansi terpaksa menunjukkan konsepsi pendapatan yang berdasarkan ukuran besarnya (kwantitatif). Justru soal ukuran (measurement) inilah yang menimbulkan kesulitan penyesuaian konsep-konsep.
      Dalam akuntansi pengertian income berbeda dengan pendapatan (revenue), tetapi dalam ilmu ekonomi kadang-kadang income diartikan pendapatan. Income lebih menitik beratkan pada arti pendapatan bersih (net income), atau pendapatan yang telah dikurangi dengan biaya dan beban untuk memperolehnya.
      Pada dasarnya income dapat berasal dari kelebihan revenue atas expired cost untuk mencapai revenue tadi, serta keuntungan lain yang tidak berasal dari kegiatan perusahaan yang utama.
      Untuk memperoleh income harus ada suatu proses yang tertentu disebut proses pembanding atau matching yang di dalam akuntansi justru merupakan suatu prinsip yang harus ditaati di dalam penetapan dan penentuan income. Di dalam literatur akuntansi prinsip ini dikenal dengan istilah matching principle, dapat juga disebut sebagai suatu konsep, yaitu konsep pendapatan dan biaya (matching cost and revenue koncept). 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar