Selasa, 05 Februari 2013

Pengertian Rasio Keuangan


Rasio adalah suatu angka yang menunjukkan hubungan antar suatu unsur dengan unsur lainnya dalam laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan media yang paling penting untuk menilai prestasi dan kondisi ekonomis suatu perusahaan. Menurut Harahap (2002:105) bahwa: ”Laporan keuangan menggambarkan kondisi keuangan dan hasil usaha suatu perusahaan pada saat tertentu atau jangka waktu tertentu”.
Sedangkan menurut Harahap (2002: 298), memberikan batasan sebagai berikut: “Rasio keuangan adalah angka yang diperoleh dari hasil perbandingan dari satu pos laporan keuangan dengan pos lainnya yang mempunyai hubungan yang relevan dan signifikan (berarti)”.
Dalam pembahasan  ini digunakan analisis rasio keuangan dan analisis trend untuk menilai kinerja perusahaan. Rasio-rasio tersebut bermanfaat untuk menunjukkan perubahan dalam kondisi keuangan atau kinerja operasi. Analisis trend menggambarkan kecenderungan serta pola perubahan tersebut yang pada gilirannya dapat menunjukkan analisis mengenai  risiko dan peluang bagi perusahaan yang sedang ditelaah.
Pengertian analisis rasio menurut kamus istilah keuangan dan investasi adalah metode analisis yang digunakan dalam membuat penilaian kredit dan investasi dan menggunakan hubungan antara angka-angka yang ditemukan dalam laporan keuangan untuk menentukan nilai dan mengkaji risiko. Rasio-rasio tersebut dibandingkan dengan rasio masa sebelumnya serta rasio perusahaan lain agar dapat mengungkapkan kecenderungan dan mengidentifikasi kejanggalan.   
Djarwanto (1996:123) mengemukakan bahwa ”rasio dalam analisis laporan keuangan adalah suatu angka yang menunjukkan hubungan antara suatu unsur dengan unsur lainnya dalam laporan keuangan”.
Selanjutnya pengertian rasio keuangan seperti yang dijelaskan oleh Horne (1997:133) adalah sebagai berikut : untuk mengevaluasi kondisi keuangan dan kinerja perusahaan, analis keuangan harus melakukan pemeriksaan terhadap kesehatan keuangan perusahaan”. Alat yang bisa digunakan dalam pemerikasaan ini adalah rasio keuangan atau indeks yang menghubungkan dua data keuangan dengan jalan membagi suatu data dengan data lainnya.
Berdasarkan beberapa pengertian analisis rasio tersebut di atas, maka dapat disimpulkan bahwa analisis rasio merupakan salah satu metode analisis untuk menilai kondisi keuangan dan kinerja perusahaan dengan menggunakan perhitungan-perhitungan rasio atas dasar kuantitatif, yang menunjukkan hubungan antara suatu unsur dengan unsur lainnya dalam laporan keuangan.
Jadi dapat disimpulkan bahwa analisis rasio keuangan adalah alat yang digunakan untuk mengukur kelemahan dan kekuatan yang dihadapi oleh perusahaan di bidang keuangan, dengan membandingkan angka-agka yang satu dengan angka yang lainnya dari suatu laporan keuangan yang terdiri dari neraca dan laporan laba/rugi.
Dalam hal ini, neraca menggambarkan posisi aktiva, utang dan modal sendiri perusahaan, sedangkan laporan laba/rugi memberikan gambaran mengenai pendapatan dan semua biaya serta laba yang terjadi pada suatu periode tertentu.
Selanjutnya Sawir (2003:7) mengemukakan bahwa: “Rasio-rasio keuangan dikelompokkan ke dalam 5 (lima) kelompok dasar, yaitu likuiditas, leverage, aktivitas, profitabilitas dan penilaian pasar.
Ada pula yang mengelompokkan rasio-rasio keuangan kedalam empat golongan, antara lain:
a.  Rasio likuiditas adalah rasio-rasio yang dimaksudkan untuk mengukur likuiditas perusahaan (current ratio, acid test ratio).
b. Rasio leverage adalah rasio-rasio yang dimaksudkan untuk mengukur sampai seberapa jauh aktiva perusahaan dibiayai dengan utang (debt to total assets ratio, net worth to debt ratio dan sebagainya).
c. Rasio aktivitas adalah rasio-rasio yang dimaksudkan untuk mengukur sampai seberapa besar efektivitas perusahaan dalam mengerjakan sumber-sumber dananya (inventory turnover, average collection period, dan sebagainya).
d.  Rasio profitabilitas adalah rasio-rasio yang menunjukkan hasil akhir dari sejumlah kebijaksanaan dan keputusan-keputusan (profit margin on sales, return on total assets, return on net worth dan sebagainya).
Dari beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa peralatan rasio keuangan yang sering digunakan oleh para analisis keuangan dalam menganalisis keadaan keuangan suatu perusahaan, yaitu terdiri dari:
a.             Rasio Likuiditas
b.            Rasio Leverage
c.             Rasio Aktivitas
d.            Rasio Profitabilitas

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar