Rabu, 20 Februari 2013

Pengertian Profitabilitas


      Mengukur  prestasi  perusahaan, maka  rasio  profitabilitas merupakan 
salah satu alat yang digunakan para manajer untuk mengetahui kondisi dan keaadaan dalam menjalani kegiatan operasional dalam mengetahui perkembangannya.
      Rasio Profitabilitas juga akan memberikan gambaran efesien dan penggunanaan. Mengenai hasil akan memberikan dampak kepada rentabilitas dapat dilihat setelah membandingkan pendapat bersih setelah pajak dan bunga dengan harta.
      Alex S. Nitisemito, Pembelanjaan Perusahaan (1999 : 78) menyatakan bahwa rasio profitabilitas adalah suatu rasio keuangan yang mengukur kemampuan suatu perusahaan untuk menghasilkan keuntungan denag jumlah modal tertentu. Selain itu, rasio tersebut dapat memberikan gambaran kontrol perusahaan dalam pengambilan keputusan keuangan.
      D. Hartanto,  Akuntansi Untuk Usahawan (1999 : 23) menyatakan bahwa profitabilitas ialah kemampuan perusahaan untuk memperoleh laba.
      Bambang Riyanto, Dasaar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan (2004 : 23) menyatakan profitabilitas ialah kemepuan suatu perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu.
      Beberapa defenisis tersebut menunjukkan rasio profitabilitas adalah perbandingan laba yang diperoleh dengan jumlah atau laba dengan investasi yang ada, juga dapat dikatakan kemampuan untuk mencapai keuntungan tertentu sebagai akibat dari kebijaksanaan dan keputusan atas pengunaan dana dalam perusahaan sehingga efisiensi dalam perusahaan dapat dilakukan dalam berbagai kegiatan oprasional.
      Dalam perhitungan rasio profitabilitas ada beberapa cara atau rumus yang dapat dipilih tergantung dari kepentingan penganalisa dalam keuangan tersebut (profit margin on sales, return on total asseetsm return on net worth dan lain sebagainya).
      Erwin Dukat Alat-Alat Analisa Laporan Keuangan (1998 : 3) mengemukakan bahwa jenis rasio profitabilitas yang dapat digunakan alat untuk menganalisa data anatara lain :
1. Net profit margin (sales margin) adalah untuk melihat efesiensi Perusahaan dalam mencapai volume penjualan untuk menghasilkan laba yang diharapakan, sedangkan operating assets turnover untuk melihat lefektivitas perusahaan yang dapat terjamin dan kecepatan operating assests turnover perusahaan.
      Suatu faktor yang mempengaruhi perkembangan perusahaan adalah sampai sejauh mana perusahaan untuk mengelola usahanya agar dapat menghasilkan laba yang semaksimal mungkin, sedangkan laba itu sanagat dipengaruhi sampai sejauhmana perusahaan mencapai tingkat volume penjualan dengan biaya yang sewajarnya, karena tingkat efesiensi dalam perusahaan akan menyebabkan pula semakin tinggi pula pencapaian net profit margin perusahaan
      Adapun rumus net profit tersebut adalah :
                                        Laba bersih setelah pajak
Net profit margin =                                             * 100%
                                          Hasil penjualan neto

Untuk menaikkan net profit margin ada beberapa cara yang dapat ditempuh :
a.    Menaikkan hasil penjualan (net sales) yang lebih besar dari  Kenaikan operating expenses
b.    Mempertahankan net sales dengan menekan operating expenses.
c.    Mengusahakan net sales dengan harapan terjadi penurunan operating expenses yang lebih besar.
2.  Rentabilitas ekonomis (return in total assets) yang  sering  juga  disebut   
     dengan istilah erning power adalah perbandingan antara laba sebelum pajak dengan keseluruhan modal perusahaan.
Adapun laba yang dimaksud tersebut adalah laba operasi dan modalah adalah jumlah aktiva.
Syarifuddin Alwi, Alat-Alat Analisa Dalam Pembelanjaan (2002 : 12) salah satu rasio rentabilitas yang dimaksud untuk dapat mengukur kemampuan perusahan dengaa keseluruhan dana yang ditanamkan dalam aktiva yang digunakan pada operasi perusahaan untuk menghasilkan keuntungan.
Demikian rasio ini menghubungkan keuntungan yang diperoleh dari operasi perisahaan (net operating income) dengan jumlah investasai atau aktiva yang digunakan untuk menghasilkan operasi tersebut (net operating assets)
Dari batas tersebut diberikan suatu rumusan sebagai berikut :
                                             Laba bersih sebelum pajak
Rentabilitas ekonomis =                                                            x  100%
                                            Jumlah modal Perusahaan
Dari rumusan tersebut memperlihatkan bahwa rasio rentabilitas ekonomis adalah hasil perkalian profit margin dengan operating turrnover, dimana keduanya sangat mempengaruhi tingkat rendahnya rasio rentabilitas ekonomis (return on total assets)
3.  Rentabilitas modal sendiri (return on net worth) yang rumusnya sebagai
    berikut :
                                                  Laba bersih sebelum Pajak
Rentabilitas modal sendiri =                                                  x 100%
                                                          Jumlah modal sendiri
Rentabilitas modal sendiri tersebut menyangkut bagaimana kemampuan modal sendiri dengan menghasilkan keuntungan yang dibandingkan adalah bukan keseluruhan modal tetapi khususnya modal sendiri.
Bambang Riyanto Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan (2004 : 37) menyatakan bahwa rentabilitas modal sendiri adalah perbandingan antara jumlah laba yang tersedia bagi para pemilik modal sendiri disatu pihak dengan jumlah modal sendiri yang menghasilkan laba tersebut dipihak lain.
Alex S.Nitisemito pembelanjaan Perusahaan (1999 : 60) menyatakan bahwa rentabilitas modal sendiri adalah perbandingan laba bersih ( setelah dikurangi dengan biaya-biaya untuk pihak lain termasuk pajak perseroan dan bungan tetap) dibandingkan dengan modal sendiri.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar