Jumat, 08 Februari 2013

Pengertian Penjualan


      Konsep penjualan yang telah dikemukakan di atas, maka untuk pembahasan selanjutnya akan menguraikan pengertian ramalan  penjualan. Ramalan   penjualan   dapat   diartikan         
sebagai (forchasting).
      Untuk lebih jelasnya Soehardi Sigit, (2001:186)   memberikan batasan ralaman penjualan, menyatakan bahwa ramalan penjualan (forchasting) kegiatan yang dilaksanakan dapat meramalkan pada masa yang akan datang dari segala aktivitas yang dilaksanakan pada perusahaan.
      Penjualan perusahaan sebenarnya untuk arah perkembangan aktivitas penjualan, agar dapat secepatnya diketahui dan dipersiapkan berapa banyak yang harus diproduksi  sesuai dengan permintaan pasar.
      Penjualan yang tepat bagi perusahaan, akan sangat bermanfaat bagi setiap tahap perencanaan bisnis. Dalam kaitannya seperti ini, maka manajer pemasaran harus senantiasa memiliki data yang digunakan untuk melaksanakan peramalan penjualan. Maksud dari ramalan tersebut antara lain  adalah untuk menentukan kuota, sebagau pedoman dasar dalam  pengembangan  produk, merencanakan kegiatan promosi, serta untuk kepentingan pengalokasian tenaga kerja.
      Pada dasarnya penjualan perusahaan dapat dibuat untuk beberapa jangka waktu yang biasanya meliputi lima tahunan. Namun demikian, adapula diantara perusahaan yang membuat ramalan dalam jangka waktu kuartalan. mengenai ketepatan ramalan yang dilakukan, antara lain banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain metode ramalan yang digunakan,  serta kapasitas dari personalia yang melakukan kegiatan peramalan.
      Mengenai metode peramalan yang digunakan, diantaranya bermacam-macam terdapat ahli memasukkan aspek teknisnya. Diantara metode peramalan penjualan yang dominan digunakan, Basu Swasta dan Irawan, (2002 : 166), sebagai berikut :
1) Pendapat manajer
2) Pendapat salesman
3) Subvei niat pembeli
4) Model matematika
5) Analisa time series
6) Metode regresi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar