Minggu, 17 Februari 2013

Pengertian Pemasaran


Istilah pemasaran dalam bahasa inggris dikenal dengan nama Marketing. Kata ini sudah diserap ke dalam bahasa Indonesia, namun diterjemahkan dalam istilah pemasaran. Asal kata pemasaran adalah pasar = market. Apa yang dipasarkan itu, ialah barang dan jasa. Memasarkan barang tidak berarti hanya menawarkan barang atau menjual tetapi lebih leas dari itu. Di dalamnya tercakup kegiatan seperti membeli, menjual, dengan segala macaw care, mengangkut barang, mensortir dan sebagainya.
Sistem pemasaran sebenarnya telah lama dikenal oleh manusia, yang pada mulanya lebih dikenal dengan system barter (pertukaran antara barang dengan barang) di mana di antara kelompok masyarakat yang satu menghasilkan jenis alat kebutuhan tertentu untuk mengadakan pertukaran dengan kelompok masyarakat lain yang menghasilkan alas pemuas lainnya. Dalam era tersebut sudah memperlihatkan kegiatan pemasaran walaupun sangat sederhana. Meningkatnya pola kebutuhan manusia dari hari ke hari telah mendorong berkembangnya berbagai jenis usaha yang menghasilkan alat pemuas (barang den jasa), dengan demikian akan mendorong kegiatan pemasaran.
Mengutip Kotler dalam Kasmir (2004:59), pemasaran dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan dan keinginan masyarakat akan suatu produk maupun jasa. Menurut Kotler pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial dengan mans individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan cara menciptakan serta, mempertukarkan produk dan nilai dengan pihak lain. Dari pengertian tersebut dijelaskan bahwa pemasaran merupakan usaha untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan para nasabahnya terhadap produk barang dan jasa. Untuk itu digunakanlah riset, karena dengan hanya riset pemasaran dapat diketahui keinginan dan kebutuhan konsumen yang sebenarnya. Kemudian beberapa definisi dari Kertajaya dalam Alma B (2005:2) mengenai pemasaran sebagai berikut :1)Pemasaran adalah kegiatan yang menghubungkan penjual dan pembeli potensial.2)Pemasaran adalah kegiatan menjual barang, dan barang tersebut tidak kembali ke orang yang menjualnya.
1.    Pemasaran adalah memberikan sebuah standar kehidupan.
2.  Pemasaran adalah sebagai suatu proses dalam menentukan permintaan konsumen akan barang dan jasa, memotivasi penjualan, pendistribusian ke konsumen akhir, dengan keuntungan sebagai imbalan.
5. Pemasaran adalah sebuah disiplin bisnis strategis yang mengarahkan proses penciptaan, penawaran dan perubahan nilai-nilai dari suatu inisiator kepada stakeholdemya.
Selanjutnya oleh Kotler (2005:20), mengemukakan bahwa pemasaran dapat dilihat dari 2 (dua) sudut pandang, yaitu : Pengertian dari sudut pandang sosietal (masyarakat) menunjukkan peranan pemasaran dalam masyarakat. Sedangkan menurut pandangan pemasar, pemasaran berperan untuk menyampaikan standar hidup yang lebih tinggi bagi masyarakat. Pemasaran adalah proses di mana seseorang atau kelompok dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui penciptaan, penawaran dan pertukaran barang dan jasa. Dari sudut pandang manajerial dikutip pengertian pemasaran yaitu proses merencanakan konsepsi, harga, promosi, dan distribusi ide, menciptakan peluang yang memuaskan individu dan sesuai dengan tujuan organisasi.
Berdasarkan pendapat-pendapat yang dikemukakan tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa sebuah visi, pemasaran harus menjadi konsep bisnis strategis yang bisa memberikan kepuasan berkelanjutan, bukan kepuasan sesaat untuk tiga stakeholders utama yaitu pelanggan, karyawan dan pemilik perusahaan. Sebagai misinya pemasaran akan menjadi jiwa bukan sekedar salah satu anggota tubuh suatu perusahaan, karena setup seksi atau orang dalam perusahaan harus paham dan menjadi unsure pemasaran.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar