Senin, 04 Februari 2013

Pengertian Pemasaran dan Manajemen Pemasaran

Dalam memberikan pengertian pemasaran, banyak diantara para ahli ekonomi yang memberikan pendapat yang berbeda-beda. Walaupun demikian dengan memperhatikan beberapa definisi pemasaran dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa yang dimaksud dengan pemasaran mengandung arti yang cukup luas, yaitu mencakup segala aktifitas yang berhubungan dengan pelaksanaan yang mengumpulkan dan menyalurkan barang-barang dan jasa dari produsen ke tangan konsumen
Untuk lebih jelasnya mengenai pengertian pemasaran, maka berikut penulis memaparkan pengertian pemasaran dari kutipan buku.
Menurut M.Mursid dalam buku Manajemen Pemasaran (1997 :26) mengemukakan pendapat bahwa “pengertian pemasaran tidak lain dari pada proses perpindahan barang dan jasa dari tangan produsen ke tangan konsumen. Atau dapat dikatakan pula bahwa pemasaran semua kegiatan usaha yang bertalian dengan arus penyerahan barang dan jasa-jasa dari produsen ke konsumen dalam arti luas, pemasaran meliputi hal-hal yang bersifat abstrak seperti asuransi, surat-surat saham dan surat-surat obligasi.
Dari pengertian atau definisi yang dikemukakan oleh ahli tersebut diatas, pada umumnya menekankan pada pengertian pemasaran sebagai suatu sistem atau kegiatan yang bertujuan untuk memperlancar aru barang dari produsen ke konsumen. Dari pengertian di atas diketahui bahwa masalah yang dihadapi oleh perusahaan atau produsen adalah bagaimana merealisasikan aktifitas penyampaian barang dan jasa itu ke tangan konsumen agar mamperoleh keuntungan (profit) yang optimal untuk mempertahankan kelanjutan usaha dari perusahaan tersebut.
Menurut Indiryo Gitusodarmo  dalam buku Manajemen Pemasaran (2000 ; 1) mengemukakan pengertian pemasaran sebagai suatu kegiatan yang mengusahakan agar produk yang dipasarkan itu dapat diterima dan disenangi oleh pasar.
Berdasarkan definisi tersebut disimpulkan bahwa semua kegiatan pemasaran adalah ditujukan agar produknya dapat diterima dan kemudian produknya disenangi oleh pasar. Tidak semua produk dapat diterima oleh pasar, banyak produk yang tidak laku dijual. Agar supaya suatu produk dapat diterima oleh pasar haruslah dilakukan berbagai kegiatan, tanpa kegiatan-kegiatan tertentu produk tidak dapat diterima oleh pasar. Sebelum produk tersebut dapat diterima terlebih dahulu harus diusahakan agar produk tersebut dapat dikenal pasar terutama yang menjadi segmen. Kegiatan untuk membuat agar suatu produk itu dapat dikenal saja tidaklah mudah. Banyak produk dipasarkan pada saat ini yang kita sendiripun tidak mengetahui atau belum pernah mengenalnya. Keadaan merupakan bukti bahwa kegiatan pemasarannya kurang baik.
Kegiatan yang dilakukan untuk memasarkan produk merupakan kegiatan yang dilakukan oleh pengusaha setelah produk itu selesai diproduksi. Hal ini tidaklah demikian karena kegiatan untuk membuat agar produk itu dapat diterima, sebenarnya haruslah direncanakan sebelum sehingga produk itu betul-betul dapat sesuai dengan kebutuhan serta keinginan pasar. Apabila produk itu tidak cocok dengan kebutuhan atau selera pasar maka produk tersebut tidak akan dapat diterima oleh pasar. Akan kegiatan pemasaran dapat berjalan sesuai tujuannya maka diperlukan adanya kegiatan manajerial karena kegiatan pemasaran yang direncanakan dengan baik, diorganisaikan, dikoordinasikan, serta diawasi akan membuahkan hasil yang memuaskan.
Beberapa pengertian pemasaran tersebut di atas telah disebutkan oleh para ahli, maka berikut ini menurut Chandra Gregorius dalam buku Strategi dan Program Pemasaran (2001 ; 1) yang berpendapat lain mengenai pemasaran bahwa pemasaran adalah proses sosial dan manajerial dimana individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui penciptaan, penawaran dan pertukaran barang dan jasa yang bernilai satu sama lain.
Dari definisi di atas daptlah diterangkan bahwa arti pemasaran adalah jauh lebih luas dari pada penjualan. Pemasaran mencakup usaha perusahaan yang dimilai dangan mengidentisir kebutuhan konsumen yang perlu dupuaskan, menentukan produk yang hendak diproduksi, menentukan harga produk yang sesuai, menentukan cara-cara promosi dan penyaluran/penjualan produk tersebut. Jadi kegiatan pemasaran adalah kegiatan-kegiatan yang saling berhubungan sebagai suatu sistem.
Selain itu pemasaran juga dapat diartikan sebagai “Proses perencanaan dan pelaksanaan konsepsi, penetapan harga, promosi dan distribusi gagasan, barang dan jasa dalam rangka memuaskan tujuan individu dan organisasi”.
Menurut Marius P. Angipora dalam buku Dasar-Dasar Pemasaran (2002 ; 5) berpendapat lain mengenai pemasaran. Pemasaran adalah proses bisnis yang dinamis karena merupakan suatu proses integral yang menyeluruh dan bukan gabungan aneka fungsi dan pranata yang terurai.
Dunia pemasaran yang pada awalnya hanya dikenal bagi dunia usaha dan peranannya yang sederhana bagi suatu perusahaan yang mencari keuntungan pada akhirnya telah merasuk dalam kehidupan kita sehari-hari baik sebagai individu, kelompok organisasi non laba maupun organisasi laba dan bahkan negara.
Adapun pengertian manajemen pemasaran menurut Philip Khotler dalam buku Marketing (2001 : 11) bahwa manajemen pemasaran merupakan analisis, perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan program-program yang dirancang untuk menciptakan membuat dan menangani pertukaran yang menguntungkan dengan para pembeli, sasaran dengan maksud agar meraih tujuan perusahaan, seperti keuntungan, laju penjualan, bagian pasar dan sebagainya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar