Senin, 04 Februari 2013

Pengertian Kinerja Pegawai


J. Ravianto dalam bukunya “Prodiktivitas & Pengukurannya” (1999 : 18), menyatakan bahwa kinerja pegawai adalah perbuatan antara hasil yang dicapai dengan peran serta kerja pegawai persatuan waktu.
Payaman J. Simanjuntak dalam bukunya “Pengantar ESDM” (1999 : 3), menyatakan bahwa kinerja pegawai adalah mengefektifkan faktor kinerja pegawai yang secara langsung digunakan dalam proses pendapatan.
Dengan memandang kerja pegawai sebagai faktor masukan (input) yang paling utama guna meningkatkan kinerja pegawai pada suatu instansi, maka upaya ke arah penggunaan kinerja pegawai secara efektif semestinya dilaksanakan oleh intansi. Upaya – upaya penggunaan kinerja pegawai secara efektif ini dapat dilaksanakan melalui berbagai pendekatan seperti pelaksanaan pendidikan, latihan, dan berbagai upaya lainnya dilaksanakan dalam pembahasan.
Kinerja merupakan aktivitas dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai suatu tujuan tertentu, sedangkan pegawai adalah orang yang telah diterima bekerja pada suatu instansi pemerintah.
Secara umum kinerja pegawai mengandung pengertian perbandingan antara hasil yang dicapai dengan keseluruhan sumber daya yang dipergunakan. ( Melapyu sp. Hasibuan, dalam bukunya MSDM 1998 : 25 ).
Adapun faktor yang mendukung peningkatan kinerja pegawai, sebagai berikut :
1.      Rasa tanggung  jawab pegawai itu sendiri
2.      Memilki rasa ingin bekerja dengan seikhlas hati
3.      Mempunyai dedikasi yang tinggi
4.      Adanya keterampilan yang dimilki
5.      Ingin mengetahui sesuatu yang di perusahaan atau instansi
6.      Mempunyai loyalitas dan kinerja keras
7.      Untuk mengaplikasikan antara teori & praktek  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar