Sabtu, 09 Februari 2013

Pengertian Investasi


Investasi adalah bagian dari aktivitas investor dengan tujuan tertentu yang ingin dicapai melalui keputusan investasi. Secara umum, motif investasi adalah memperoleh keuntungan dalam arti yang luas.
            Istilah investasi sering dikaitkan dengan menginvestasikan uang pada tangible assets seperti tanah, rumah, emas, dan sebagainya, atau investasi yang berupa financial assets seperti deposito, obligasi, saham, ataupun reksadana.
            Menurut Charles (1994:5), investasi dapat didefenisikan sebagai Commitment of Fund to one more assets that will be held over some future time period.
            Menurut Frank (1994:5) investasi adalah “An investnebt is the current commitment of dollars for a period of time in order to derive furure payment that will compensate the investor for (1) the time the fund are committed, (2) the expected rate of inflation, and (3) the uncertainty of the future payments.
            Beberapa pengertian investasi di atas dapat disimpulkan bahwa investasi adalah upaya pemanfaatan dana sekarang (current funds) untuk memperoleh dana yang besar pada masa yang akan datang.
            Investasi pada sekuritas merupakan investasi pada financial assets. Apabila sekuritas diperjualbelikan dan merupakan instrumen jangka panjang, maka penerbitannya dilakukan dipasar modal, sedangkan kegiatan perdagangannya dilaksanakan di Bursa.
C. Teori Portofolio
            Teori portofolio selama ini dikembangkan pada aktiva keuangan seperti saham dan obligasi disebabkan karena aktiva keuangan mudah dipecah dan tersedia dalam jumlah yang cukup.
            Meskipun demikian, kepemilikan saham dan obligasi mengandung resiko sehingga para pemodal di bursa melakukan diversifisikan dengan membentuk portofolio. Portofolio disini berarti sekumpulan sekuritas, seperti yang dinyatakan oleh Fred dan Copeland (1992:236) “A portofolio is defined as a combination of assets”.
            Pembentukan portofolio dimaksudkan untuk mengurangi resiko dengan menyebar resiko tersebut ke beberapa sekuritas yang dipilih. Dengan kata lain, membentuk portofolio investasi dengan sejumlah dana yang relatif kecil dengan jalan saham-saham dari perusahaan yang beroperasi pada berbagai jenis industri. Dengan melakukan potrofolio, maka komposisi portofolio dapat diubah, diganti, atau ditambah pada saham yang ada dalam portofolio tersebut.
            Pembentukan portofolio yangbertujuan untuk mengurangi resiko sejalan dengan bunyi pepatah asing yang mengatakan :Smart investors do not put all their eggs is one basket.
            Portofolio akan dianalisis dengan cara menentukan portofolio optium, yaitu portofolio yang dapat memberikan return tertinggi dengan resiko tertentu, dan return tertentu dengan resiko minimal. Analisis portofolio dijelaskan oleh Elton dan Gruber (1995:2); Portofolio analysis is concerned with finding the most desirable group of securities to hold, given the properties of each of the securities.
            Secara umum, pengertian portofolio saham adalah gabungan dari beberapa saham yang dibeli oleh investor dalam rangka memperoleh keuntungan yang optimal dengan resiko yang rendah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar