Jumat, 08 Februari 2013

Pengertian Harga Jual Dan Sistem Penetapan Harga Jual


Dalam konsep kebijaksanaan harga jual dalam usaha meningkatkan volume penjualan, disini akan dibatasi pada suatu pengertian mengenai kebijaksanaan harga jual menurut Radiosunu dalam bukunya Manajemen Pemasaran (2001:147) adalah usaha seseorang atau pengusaha untuk menetapkan harga benda-benda dan jasa-jasa yang akan dijualnya (dalam batasan kekuasaannya) sesuia keadaan yang sifatnya nyata.
Sebelum mengemukakan harga suatu barang, penjual harus mengutarakan terlebih dahulu tentang barang tersebut. Dengan demikian apabila telah mengerti faedah dan kualitas barang maka soal harga menjadi nomor dua. Ada empat langkah yang harus dilakukan oleh penjual pada waktu akan menjual barang agar berhasil. Keempat langkah tersebut adalah sebagai berikut :
a.    Memikat hati pelanggan
b.    Mengarahkan perhatian langganan pada barang yang akan dijual
c.    Menguraikan faedah barang
d.    Menimbulkan keinginan dalam hati pelanggan untuk membelinya
Langganan adalah orang yang mengutamakan kualitas barang daripada harga. Murah atau mahalnya harga barang sangat relaitf, karena suatu barang menurut si A, mahal, tetapi mungkin menurut pendapat si B, murah. Oleh karena itu, penjual harus mengetahui kualitas suatu barang agar dapat menentukan harga yang layak.

Sistem  Penetapan Harga Jual
Radiosunu dalam bukunya Manajemen Pemasaran (2001:148), mengemukakan secara terperinci metode penetapan harga jual sebagai berikut ;
1.    Penetapan harga berdasarkan biya plus.
dalam sistem ini perusahaan menetapkan harga jual produksinya dengan cara menambahkan tingkat keuntungan yang standar pada biaya-biaya yang telah dibebankan pada barang.
2.    Penetapan harga berdasarkan tingkat keuntungan sasaran
Dalam system ini perusahaan menetapkan harga jual produksinya, dengan cara menambahkan tingkat keuntungan yang standar pada biaya-biaya yang telah dibebankan pada barang.
3.    Penetapan harga jual menurut persaingan
Penetapan harga berdasarkan presepsi nilai suatu produk adalah salah satu system penetapan harga yang tidak menjadikan biaya sebagai salah satu unsur dasar perhitungan. Dalam metode ini perusahaan menetapkan unsure-unsur bukan harga dalam bauran pemasaran untuk membina nilai citra di dalam pikiran konsumen.
4.    Penetapan harga dengan mengikuti pasar yang ada.
5.    Penetapan harga dalam sampul tertutup

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar