Selasa, 05 Februari 2013

Pengertian dan Jenis-Jenis Rentabilitas


a.    Pengertian Rentabilitas
Menurut Alex S. Nitisemito (1999 : 78) dalam bukunya ”Pembelanjaan Perusahaan” menyatakan bahwa rentabilitas merupakan kemampuan perusahaan menghasilkan keuntungan dibandingkan dengan modal yang digunakan dan dinyatakan dengan persen.
Sementara itu, Erwan Dukat (1999 : 3) dalam bukunya ”Alat-alat Analisa Laporan Keuangan” menganggap bahwa rentabilitas adalah tolak ukur keberhasilan suatu perusahaan dalam mempertahankan kebijaksanaan deviden yang menguntungkan dan mampu menunjukkan kenaikan modal yang stabil dalam waktu bersamaan.
Sedangkan singkat dikemukakan oleh D. Hartanto (1998 : 265) dalam bukunya ”Akuntansi Untuk Usahawan” bahwa rentabilitas adalah kemampuan perusahaan untuk memperoleh laba.
Menurut bambang Riyanto (1999 :27) Bahwa rentabilitas suatu perusahaan menunjukkan perbandingan antara laba dengan aktiva atau modal yang menghasilkan laba tersebut. Dengan kata lain rentabilitas adalah kemampuan suatu perusahaan untuk menghasilkan laba selama periode tertentu, dan umumnya dirimuskan sebagai :
L                                               
      x 100 %
M

Dimana :
L   =Jumlah laba yang diperoleh selama periode tertentu
M =Modal atau aktiva yang digunakan untuk menghasilkan laba      tersebut.
Dari sekian pendapat diatas, maka dapat disimpulkan bahwa rentabilitas dapat juga disebut dengan profitabilitas yang artinya, prestasi yang dicapai oleh perusahaan dan dinyatakan dalam persentase, setelah dibandingkan antara hasil yang dicapai dengan modal yang digunakan. Semakin besar presentasinya maka semakin tinggi persentase keuangan perusahaan tersebut, demikian sebaliknya.
b.    Macam-Macam Rentabilitas
Pada umunya rentabilitas itu dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu :
a.    Rentabilitas Ekonomis (earning power)
Rentabilitas ekonomis ialah perbadingan antara laba usaha dengan modal sendiri dan modal asing yang menggunakan untuk menghasilkan laba tersebut dan ternyata dalam persentase. Oleh karena pengertian rentabilitas sering menggunakan untuk mengukur efeesiensi penggunaan modal kerja di dalam suatu perusahaan, maka Rentabilitas ekonomis sering pula dimaksudkan sebagai kemampuan suatu perusahaan dengan seluruh modal yang dikerjakan di dalamnya untuk menghasilkan laba.
Menurut Basu Swastha DH dan Ibnu Sukatjo (1999 : 255) mengemukakan bahwa rentabilitas ekonomis merupakan kemampuan untuk menghasilkan laba dari keseluruhan modal, baik modal asing maupun modal sendiri, yang digunakan untuk menghasilkan laba. Adapun laba yang dimaksud tersebut adalah laba operasi dan modal adalah jumlah aktiva.
Syafruddin Alwi (1999 : 13) mengemukakan bahwa rentabilitas ekonomis adalah salah satu bentuk dari rentabilitas yang dimaksud untuk dapat mengukur kemampuan perusahaan dengan keseluruhan dana yang ditanamkan dalam aktiva yang digunakan pada operasi perusahaan untuk menghasilkan keuntungan.
Dari batasan tersebut diberikan suatu rumusan sebagai berikut :
Laba bersih sebelum pajak
Rentabilitas ekonomis =    Jumlah modal perusahaan     X100%
Dari rumus tersebut memperlihatkan bahwa rentabilitas ekonomis adalah hasil perkalian profit margin dengan operating assets turnover, dimana keduanya sangat mempengaruhi tinggi rendahnya rentabilitas ekonomis (Return on total assets).
b.    Rentabilitas Modal Sendiri (Return On Net Worth)
Rentabilitas modal sendiri atau rentabilitas modal usaha menurut Bambang Riyanto (1999 : 37) adalah perbandingan antara jumlah laba yang tersedia bagi para pemilik modal sendiri di satu pihak dengan jumlah modal sendiri yang menghasilkan laba tersebut di pihak lain.
Rentabilitas modal sendiri dapat dirumuskan sebagai berikut :


Laba bersih setelah pajak
Jumlah modal sendiri
 

Rentabilitas modal sendiri =        laba bersih setelah pajak     
                                                        jumlah modal                                  x 100 %
   
Rentabilitas modal sendiri tersebut menyangkut bagaimana kemampuan modal sendiri menghasilkan keuntungan, yang dibandingkan adalah bukan keseluruhan modal tetapi khususnya modal sendiri.
Rentabilitas ekonomis dan rentabilitas modal sendiri mempunyai kaitan yang sangat erat dan saling mempengaruhi dalam setiap keputusan yang diambil. Beberapa kriteria yang dapat digunakan untuk mengambil keputusan adalah sebagai berikut :
1.    apabila rentabilitas ekonomis lebih kecil dari tingkat bunga modal asing, lebih baik menggunakan modal sendiri, sebab rentabilitas modal sendiri akan lebih besar dibandingkan menggunakan modal asing
2.    apabila rentabilitas ekonomis lebih besar dari tingkat bunga modal asing, maka lebih baik digunakan modal asing, sebab rentabilitas modal asing akan lebih besar dibandingkan menggunakan modal sendiri.
Rentabilitas modal sendiri selalu diusahakan besar karena dengan makin besarnya rentabilitas modal sendiri maka deviden akan semakin besar pula.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar