Selasa, 05 Februari 2013

Pengertian dan Jenis Biaya


Biaya merupakan bagian terbesar dari pengorbanan-pengorbanan  perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasa. Untuk mencapai pengorbanan yang sekeci-kecilnya atau menekan biaya seefisien mungkin sehingga menghindari pemborosan yang dapat merugikan perusahaan. Dalam suatu perusahaan, biaya merupakan pengeluaran suatu aktifitas yang dilakukan oleh perusahaan dalam rangka kegiatan operasional perusahaan. Memberikan pengertian yang lebih jelas tentang biaya, maka berikut ini akan diberikan beberapa pendapat.
Abas Kartadinata (2000:124) dalam buku Akuntansi dan Analisa Biaya, menyatakan bahwa biaya adalah pengorbanan yang diukur dengan satuan uang yang dikeluarkan untuk mencapai suatu tujuan.
Berdasarkan definisi diatas maka dapat diasumsikan bahwa biaya merupakan pengorbanan-pengorbanan sumber ekonomi yang diukur dengan satuan uang untuk memperoleh barang atau jasa agar tercapai tujuan tertentu. Biaya sngat perlu dipertimbangkan oleh para manajer dalam mengelola perusahaan. Karena biaya merupakan sumber informasi bagi pengelola perusahaan.
Mengenai pengertian biaya (cost) oleh American Accounting Association yang diterjemahkan oleh R. Soemita Adikoesoema (1997 : 1) dalam buku Biaya dan Harga Pokok, memberikan definisi untuk istilah cost sebagai berikut. Cost ialah pengeluaran yang diukur secara terus menerus dalam uang atau potansial harus dikeluarkan untuk mencapai suatu tujuan.
Menurut Matz (1999 : 35) dalam buku Akuntansi Biaya Perencanaan dan Pengawasan, biaya dapat diklasifikasikan atas dua kelompok yaitu ;
1. Manufactoring Cost
- Direct material
- Direct labour
- Factory overhead
2. Comersial Expenses
- Marketing (or distribution or selling) expenses
- Administrative (general and ministrative) expenses
Dari klasifikasi diatas dapat dijelaskan sebagai berikut :
1.    Manufacturing Cost yang biasa disebut dengan factory, yaitu semua biaya yang dikeluarkan mulai dari pembelian bahan baku kemudian diolah menjadi bahan jadi.
Manufact.
a.    Direct Labour Cost
Jenis biaya yang dikatakan sebagai biaya tenaga kerja yang secara langsung dapat diidentifikasikan terhadap produk tertentu.
b.    Dirrect Material Cost
Yaitu semua bahan baku yang dapat secara langsung dimasukkan dalam perhitungan harga pokok.
c.    Manufacturig Overhead Cost.
Biaya ini adalah meripakan biaya dari bahan tidak langsung dan semua faktor lainnya yang ikut menunjang kelancaran proses produksi.
2. Comersial Expenses yang terdiri dari
a.    Selling Expenses adalah semua ongkos yang dikeluarkan setelah selesainya produksi sampai pada saat terjualnya. Ongkos-ongkos ini meliputi penyimpanan, pengengkutan, penagihan dan ongkos yang menyangkut fungsi penjualan.
b.    Administration Expenses, adalah ongkos-ongkos yang meliputi ongkos perencanaan dan pengawasan. Biaya semua ogkos-ongkos yang tidak dibebankan pada bagian produksi atau penjualan dipandang sebagai ongkos administrasi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar