Minggu, 03 Februari 2013

Pengertian Anggaran


Kata “anggaran” merupakan terjemahan dari kata “budget” dalam bahasa inggris. Akan tetapi, kata tersebut sebenarnya berasal dari bahasa perancis “bougette” yang berarti a small bag (sebuah tas kecil).Dalam sejarah inggris, istilah ini pertama kali digunakan ditahun 1733 ketika menteri keuangan membawa suatu tas kulit yang didalamnya berisi proposal keuangan yang akan disampaikannya. Ketika itu menteri tersebut mengatakan “open the budget” (Edwards,et.al,1959) dalam bachtiar arif, muchlis, dan iskandar (2002:14) dan kemudian istilah budgeting atau anggaran terus berkembang.
Secara historis pada permulaannya, budget dipandang sebagai suatu alat yang kaku, yang lebih banyak memiliki sifat-sifat yang memerlukan pembatasan pengeluaran. Pandangan ini berkembang menjadi pandangan yang baik dan yang lebih luas yaitu pandangan yang melihat budget sebagai salah satu proses bagaimana suatu perusahaan menggunakan sumber daya yang ada dalam perusahaan.
6
 
Adapun pengertian anggaran dari berbagai literatur adalah sebagai berikut : Menurut M.Nafarin (2007:9) Anggaran adalah suatu rencana keuangan periodik yang disusun berdasarkan program-program yang telah disahkan dan rencana tertulis mengenai kegiatan suatu organisasi yang dinyatakan secara kuantitatif dan umumnya di nyatakan dalam satuan uang untuk jangka waktu tertentu.
Kemudian, Menurut Welsch, Hilton, Gordon (2000:247) menyatakan bahwa anggaran adalah suatu bentuk statement daripada rencana dan kebijaksanaan manajemen yang dipakai dalam suatu periode tertentu sebagai petunjuk atau blue print dalam periode tertentu.
Menurut Yuswar Zainal Basri dan Mulyadi Sabri (2003:33) mengemukakan bahwa anggaran adalah hasil perencanaan yang berupa daftar mengenai bermacam-macam kegiatan terpadu,baik menyangkut penerimaannya maupun pengeluarannya yang dinyatakan dalam satuan uang dan jangka waktu tertentu biasanya dalam satu tahun.
Selanjutnya, Menurut Indriyo dan Najmudin (2003:3) bahwa anggaran merupakan pernyataan mengenai estimasi kinerja yang hendak dicapai selama periode tertentu yang dinyatakan dalam ukuran financial.
Dari definisi tersebut dapat diambil intinya Menurut Gunawan dan Marwan Asri ( 2003:6 ) yakni :
1.    Bahwa Business budget harus bersifat formal, artinya bahwa business budget disusun dengan sengaja dan bersungguh-sungguh dalam bentuk tertulis.
2.    Bahwa Business budget harus bersifat sistematis, artinya bahwa business budget disusun dengan berurutan dan berdasarkan suatu logika.
3.    Bahwa setiap saat manajer dihadapkan pada suatu tanggung      jawab untuk mengambil keputusan. Sehingga Business budget merupakan suatu hasil pengambilan keputusan yang berdasar beberapa asumsi tertentu.
4.    Bahwa keputusan yang diambil oleh manajer tersebut merupakan pelaksanaan fungsi manajer dari segi perencanaan, koordinasi dan pengawasan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar