Minggu, 17 Februari 2013

Jenis dan Tujuan Segmentasi Pasar

1. Jenis Segmentasi Pasar
Sebelum mengadakan segmentasi pasar biasanya dilakukan market research terlebih dahulu. Dengan demikian diharapkan dapat diketahui segmen-segmen tertentu yang dapat dipenuhi kebutuhan dan keinginannya oleh produsen/perusahaan. Berdasarkan pada riset pasar maka akan ditentukan segmen yang akan dipenuhi kebutuhan dan keinginannya oleh perusahaan, di mana menurut Assauri (2000:164), membedakan segmentasi pasar menjadi 3 (tiga) jenis, yaitu :
1.      Segmentasi pasar yang tidak membeda-bedakan pasar (undifferented market). Dengan segmen ini, perusahaan menganggap pasar sebagai suatu keseluruhan, sehingga perusahaan hanya memperhatikan kebutuhan konsumen secara umum. Oleh Karena itu perusahaan hanya menghasilkan dan memasarkan satu macam produk saja, dan berusaha menarik semua pembeli dan calon pembeli dengan satu rencana pemasaran saja.
2.      Segmentasi pasar yang membeda-bedakan pasar (differented market). Dengan segmen ini, perusahaan hanya melayani kebutuhan beberapa kelompok konsumen tertentu. Perusahaan menghasilkan dan memasarkan produk yang berbeda-beda untuk setiap segmen pasar. Dengan kata lain, perusahaan menawarkan berbagai variasi produk campuran, yang disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan kelompok konsumen yang berbeda-beda, dengan program pemasaran yang tersendiri diharapkan dapat dicapai tingkat penjualan yang tertinggi dalam masing-masing segmen pasar.
3.      Segmentasi pasar yang terkonsentrasi (concentrated market). Dengan segmen ini, perusahaan mengkhususkan pemasaran produknya  dalam beberapa segmen pasar, dengan pertimbangan sumber daya perusahaan. Dalam hal ini perusahaan produsen memilih segmen pasar tertentu dan menawarkan produk yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan kelompok konsumen yang ada pada segmentasi pasar tertentu yang tentunya lebih spesifik.
Kemudian oleh Lupiyoadi (2001-37), membagi pasar berdasarkan beberapa segmen, yang terdiri atas 5 (lima) jenis, yaitu -
1.      Segmentasi demografi, melibatkan faktor seperti jenis kelamin, usia, ukuran keluarga, dan lain sebagainya. Sedangkan variable sosial ekonomi terdiri dari pendapatan, pendidikan, kelas sosial, dan etnik.
2.      Segmentasi psikografis, memperhatikan pada tingkah laku masyarakat dan gaya hidup yang dianut, tidak dapat dibuat penjelasan dalam ukuran kuantitatif.
3.      Segmentasi geografi, secara tipikal dimensi segmentasi geografi dikelompokkan atas faktor ruang lingkup pasar, termasuk pertim-bangan dimana operasi perusahaan akan dilakukan, dan pengukuran pasar geografis, di mana di dalamnya pengujian tingkat kepadatan penduduk, faktor iklim yang berpengaruh, dan standarisasi area pasar.
4.      Segmentasi benefit, diasumsikan bahwa manfaat yang dicari konsumen dari produk adalah alasan utama yang mendasari mereka untuk membeli produk.
5.      Segmentasi penggunaan, memfokuskan pada tipe dan batasan penggunaan.

2. Tujuan Segmentasi Pasar
Menurut Hasymi (2000:96), bahwa tujuan segmentasi pasar adalah:
1. Volume penjualan yang dinyatakan dalam nilai uang atau unit.
2. Porsi pasar (market share) yang dinyatakan dalam prosentase dari total pasar untuk suatu produk atau jasa-jasa.
3. Laba, yang dinyatakan sebagai pembelian atas investasi.
Inti dari rencana segmentasi pasar adalah metode strategi. Di sini keputusan-keputusan diambil mengenai cara dan besarnya pemasaran masing-masing faktor segmentasi pasar yang dapat dikembalikan, dan bagaimana faktor-faktor ini digabungkan bersama ke dalam suatu total strategi. Dalam merencanakan segmentasi pasar, manajer pemasaran haruslah mengambil keputusan bagaimana ia akan menggunakan alat-alat pemasaran yang dimilikinya untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan.
Kemudian oleh Catur (2001:90), mengemukakan bahwa tujuan dari segmentasi pasar untuk menghemat usaha-usaha pemasaran dengan menitikberatkan kepada pembeli yang berminat tinggi untuk membeli. Dalam menerapkan segmentasi pasar, sebenarnya para marketing memiliki tujuan yang berbeda-beda. Namun demikian tetap saja ada satu tujuan dalam segmentasi pasar yaitu untuk melayani konsumen secara lebih baik dan memperbaiki posisi kompetitif perusahaan terhadap pesaing.
Tujuan utama ini juga diiringi dengan tujuan-tujuan lain yang lebih sempit seperti meningkatkan penjualan, meningkatkan pangsa pasar, melakukan komunikasi dan promosi yang lebih baik, dan memperkuat citra. Tujuan-tujuan tersebut memang bisa saja dicapai dengan mass marketing akan kesulitan untuk bersaing dengan perusahaan yang melakukan segmentasi, Lupiyoadi (2001:36). Sejalan dengan pendapat-pendapat ahli sebelumnya, Chandra (2002:61), mengemukakan bahwa tujuan pokok dari segmentasi pasar adalah memposisikan suatu merk dalam benak konsumen sedemikian rupa sehingga merk tersebut memiliki keunggulan kompetitif berkesinambungan. Sebuah produk akan memiliki keunggulan kompetitif jika produk tersebut menawarkan atribut-atribut determinan (yang penting dan dinilai unik oleh para pelanggan).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar