Selasa, 05 Februari 2013

Aspek-aspek Penilaian Kredit


Disamping menggunakan 6C dan 7P, maka penilaian suatu kredit layak atau tidak untuk diberikan dapat dilakukan dengan menilai seluruh aspek yang ada. Penilaian dengan seluruh aspek yang dikenal dengan nama studi kelayakan usaha. Penilaian dengan model ini biasanya digunakan untuk proyek-proyek yang bernilaii besar dan berjangka waktu panjang.
Menurut Kasmir (2002:107) dalam bukunya Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya ada beberapa aspek yang dinilai antar lain :
1.     Aspek Yuridis/Hukum
Yang dinilai dalam aspek ini adalah masalah legalitas badan usaha serta izin-izin yang dimiliki perusahaan yang mengajukan kredit. Penilaian dimulai dengan akte pendirian perusahaan, sehingga dapat diketahui siapa-siapa pemilik dan besarnya modal masing-masing pemilik.
2.     Aspek Pemasaran
Dalam aspek ini kita nilai adalah permintaan terhadap produk yang dihasilkan sekarang ini dan di masa yang akan datang prospeknya bagaimana.
3.     Aspek Keuangan
Aspek yang dinilai adalah sumber-sumber dana yang dimiliki untuk membiayai usahanya dan bagaimana penggunaan dana tersebut. Disamping itu hendaknya dibuat cash flow dari pada keuangan perusahaan.
4.     Aspek Tehnis/Operasi
Aspek ini membahas masalah yang berkaitan dengan produksii seperti kapasitas mesin yang digunakan, masalah lokasi, layout ruangan dan mesin-mesin termasuk jenis mesin yang digunakan.
5.     Aspek Manajemen
Untuk menilai struktur organisasi perusahaan, sumber daya manusia yang dimiliki serta latar belakang pengalaman sumber daya manusia. Pengalaman perusahaandalam mengelolah berbagaii proyek yang ada dan pertimbangan lainnya.
6.     Aspek Sosial Ekonomi
Menganalisis dampak terhadap perekonomian dimasyarakat umum seperti :
a)    Meningkatkan ekspor barang
b)    Mengurangi pengangguran atau lainnya
c)     Meningkatkan pendapatan masyarakat
d)    Tersedianya sarana dan prasarana
e)    Membuka isolasi daerah tertentu
7.     Aspek Amdal
Menyangkut analisis terhadap lingkungan baik darat, air dan udara jika proyek atau usaha tersebut dijalankan. Analisis ini dilakukan secara mendalam apakah apabila kredit tersebut disalurkan maka proyek yang dibiayai akan mengalami pencemaran lingkungan disekitarnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar